Tahukah kamu apa itu penyakit sinusitis atau bisa juga disebut sebagai radang sinus? Penyakit sinusitis banyak sekali dijumpai pada masyarakat di negara dengan tingkat polusi udara yang tinggi. Baiklah, biar kmu lebih tau tentang sinusitis, penyebab dan gejalanya, disini Saya coba berbagi sedikit informasi mengenai penyakit ini.
Sebelum membahas mengenai penyakit sinusitis, kita harus tau dulu apa itu rongga sinus. Sinus adalah rongga kecil berisi udara yang terletak di belakang tulang pipi dan dahi. Terdapat empat pasang sinus pada kerangka kepala manusia yaitu di belakang dahi, di kedua sisi dari batang hidung, di belakang mata, serta di belakang tulang pipi.
Fungsi rongga sinus:
- Menghasilkan lendir atau mukus yang mengalir ke dalam dan melembabkan hidung.
- Lendir yang dihasilkan, membantu membawa polutan seperti debu, kotoran dan mikroorganisme.
- Membuka lubang pada hidung.
- Membentuk pertumbuhan wajah karena di dalam sinus terdapat rongga udara sehingga bisa untuk perluasan. Jika tidak terdapat sinus, maka pertumbuhan tulang akan terdesak.
- Memperingan cranium(kepala).
- sonansi suara.
- Membantu mengendalikan suhu dan kelembapan udara yang masuk ke paru-paru.
Apa itu Sinusitis
Sinusitis adalah peradangan yang terjadi pada daerah sinus. Sinus sendiri merupakan suatu rongga yang terdapat di sekitar pipi dan daerah mata. Timbulnya peradangan pada sinus akan menyebabkan munculnya nyeri dan dan rasa tidak nyaman di daerah pipi, sekitar mata, dan di daerah kepala.
Sinusitis dapat muncul sebagai gejala yang berlangsung tiba-tiba (sinusitis akut) atau bisa berlangsung lebih dari 8 minggu (sinusitis kronis).
Ada 3 jenis sinusitis
- Sinusitis akut: Sebuah kondisi mendadak seperti gejala seperti pilek, hidung tersumbat, dan nyeri wajah yang tidak hilang setelah 10 sampai 14 hari. Sinusitis akut biasanya berlangsung 4 minggu atau kurang.
- Sinusitis subakut: Sebuah peradangan yang berlangsung 4 sampai 8 minggu.
- Sinusitis kronis: Suatu kondisi yang ditandai dengan gejala radang sinus yang berlangsung 8 minggu atau lebih
Penyebab Sinusitis
Penyebab sinusitis yang paling umum adalah karena infeksi virus. Sering kali disebabkan oleh virus flu atau pilek yang disebarkan sinus dari saluran pernapasan atas. Setelah terjadi pilek atau flu, infeksi bakteri sekunder bisa terjadi. Ini akan menyebabkan dinding dari sinus mengalami peradangan atau inflamasi. Gigi yang terinfeksi juga bisa membuat sinus ikut terinfeksi, terutama gigi yang bagian atas.
Lendir atau mukosa yang dihasilkan oleh sinus mengalir ke hidung melalui saluran-saluran kecil. Saluran ini bisa terhalang / tersumbat, jika sinus terinfeksi atau mengalami peradangan. Akibatnya lendir atau mukosa tertahan di dalam area sinus.
Jadi secara garis besar, ada 2 hal penyebab sinusitis terjadi:
- Rhinogenik (penyebab kelainan atau masalah di hidung), segala sesuatu yang menyebabkan sumbatan pada hidung dapat menyebabkan sinusitis. Termasuk flu biasa, rhinitis alergi (pembengkakan pada lapisan hidung), polip hidung (pertumbuhan kecil di lapisan hidung), atau septum menyimpang (pergeseran di rongga hidung).
- Dentogenik / Odontogenik (penyebabnya kelainan gigi), yang sering menyebabkan sinusitis infeksi pada gigi geraham atas .
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan kita menderita sinusitis:
- Alergi: rinitis (radang selaput hidung), asma dan hayfever (alergi serbuk sari).
- Penyempitan saluran hidung: ini bisa disebabkan karena luka di wajah atau tumbuhnya polip di dalam hidung. Jika mukosa atau ingus mengumpul di daerah yang menyempit, ini bisa menyebabkan infeksi sinus.
- Iritasi: polusi udara, asap dan zat kimia. Misalnya pestisida, pembasmi hama dan deterjen rumah tangga.
- Fibrosis sistik: kelainan genetik di mana mukosa yang kental dan lengket tertumpuk di dalam tubuh, meningkatkan risiko infeksi
- Hidung tersumbat antara lain disebabkan oleh infeksi virus flu di saat tubuh kurang fit. Infeksi yang menyerang di sekitar hidung dan tenggorokan ini tak jarang menjalar ke sinus (rongga di sekitar hidung yang mengalirkan lendir).
- Radang pada rongga hidung ini bisa juga disebabkan oleh cara kita membuang ingus yang salah. Ingus yang seharusnya keluar malah tersedot masuk ke rongga sehingga susah dikeluarkan. Dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur.
- Bakteri yang biasa dan sering menyerang adalah Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Moraxella catarrhalis, Staphylococcus aureus, dan Streptococcus pyogenes, yang ditemukan hampir pada 70% kasus.
- Dapat juga disebabkan oleh radang ditempat lain yang berdekatan misalnya radang tenggorokan, radang amandel, radang pada gigi geraham atas, kadang juga disebabkan karena berenang, menyelam, trauma tekanan udara (biasanya pada awak pesawat).
Gejala Sinusitis
Gejala sinusitis ini dapat dengan mudah kita lihat. Seorang penderita sinusitis biasanya akan mengalami gejala seperti:
- Napas berbau busuk
- Hidung tersumbat
- Postnasal Drip
- Batuk, biasanya akan memburuk saat malam
- Rasa sakit atau adanya tekanan di daerah dahi, pipi, hidung & diantara mata
- Berkurangnya daya pengecap
- Hidung terus meler dengan warna hijau pekat atau kuning
- Demam dengan suhu 38° celcius atau lebih
- Berkurangnya daya penciuman
- Pilek yang berlangsung lama
- Bila sudah terjadi penumpukan cairan dalam rongga maka kepala menjadi sakit, terutama jika sedang menunduk
- Kadang pendengaran berkurang dan badan meriang, sementara ingus terus mengalir
- Kehilangan nafsu makan dan indera penciuman menjadi lemah
- Sakit kepala
Jika Kamu lagi nyari obat sinusitis yang ampuh, klik aja link dibawah ini:
https://propolis4life.wordpress.com/2014/08/23/mengobati-sinusitis-dengan-propolis/
http://propolisbrazilianterbaik.blogspot.com/2015/09/obat-herbal-sinusitis.html



Belum ada tanggapan untuk "Penyebab dan Gejala Sinusitis"
Post a Comment